Tampilkan postingan dengan label masa SMA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label masa SMA. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 November 2012

Masa-masa Kejayaan si Alay

Ya ampun shock sekali melihat album foto saya ketika zaman SMA. Gaya fotonya selalu diambil dari pojok atas dan tidak tahu kenapa (sepertinya zaman dulu memang sedang musim, jangan lupa sambil memanyunkan bibir). Tapi sepertinya sayang sekali jika tidak diabadikan. Mungkin itulah yang dinamakan gaya alay. Ya sudahlah, kata Raditya Dika dalam siklus hidup seseorang ada masa-masa alay, sebelum akhirnya ia menjadi dewasa tapi sayang sekali si friendster sudah lenyap dari peradaban (eh tapi katanya berubah jadi game online ya? padahal dia menyimpan semua bukti autentik). Selamat ya mungkin suatu saat anakku nanti akan menertawakan gaya berfoto emaknya :(

Minggu, 01 Juli 2012

Untuk Mugi :)


Nggak sengaja nemu catatan tahun 2010 (tanpa perubahan gaya bahasa)

Just for my roommate "Mugi Nurnguati" 

Ternyata aku kasih judul artikel ini Kisah Manusia dan Ingon-ingonnya (piss ^^)
 

Pada zaman dahulu, ada sebuah kos2an bernama pamulyo yang terdiri atas 14 perempuan cantik titisan dewi kwetiaw dan putri cap cay, 11 orang diantara mereka satu angkatan yaitu angkatan 2008 dan 7 diantaranya siswi SMA 2 Pwt.

Salah dua diantara mereka ada yang bernama Meina dan Mugi, bahkan kita pernah kumpul kebo selama 3 tahun (saya manusia dan dia kebo nya) hehe. Banyak sekali kejadian konyol yang kita alami bersama.

Kali ini edisi khususon aku persembahkan buat mugi nurnguati sarimin pergi ke pasar, buat bidadari2 lainnya ngantre ya....wkwkwk.

Waktu duduk di kelas X, aku dan mugi berada di kelas yang sama yaitu X-3, bahkan kita duduk sebangku. Udah sekamar, sebangku pula, leh apa nggak bosen? Ternyata nggak tuh, whaha. Aku dan mugi pernah diramal sama guru fisika kita yang bernama bu supat** bahwa suatu saat persahabatan kita akan renggang karena masalah cowo, ya rebutan cowo gitu deh, tapi nyatanya ampe sekarang adem ayem aje tu.

Kamis, 05 April 2012

a moment to remember

Bergandengan tangan menyongsong masa depan
Kata adalah sebuah keajaiban. Tapi kalian sahabat. .
Aku kehilangan kata untuk mengungkapkan semua.
Bahkan kalian jauh lebih berharga dari sekadar kata-kata.
I can't say anything to share my feeling.
Bedugul, Bali. Mukanya masih original :D

Dance G'gaber, wuihhh fotonyaaa Asek banget!



G'Gaber in Action. 2006/2007 yang begitu berkesan



Terperangkap dalam kenistaan jurang remidi selama tiga tahun :(

Let's reach our bright future together

Gaberia in action at Curug Cipendok

Kopi Joss, 19 Februari 2007 

Wuihhh dancer pake sarung

Asli, najis abis lihat foto ini

Curug ngisor brug datar Ajibarang :D

Karaoke, dan seperti biasa Papito selalu berada di tengah ibu-ibu XD

Setelah lulus kita masih sering bersilaturakhim
Entah mengapa, selalu ada desir halus saat melihat potret kalian.
Setelah UM UGM dan tidak ada yang diterima :P

Widihh wajahnya masih sangat alami

Never ending friendship :)

Sumpeh gayanya djadoel abis, terutama si yayas, kaya empok2 ajah

Kita pun berkeliling Yogyakarta by Trans Jogja

24-25 Desember 2011 at Jogja, kapan lagi?

Temu kangen :*

Bersepeda keliling kampung

Di sinilah kita dipertemukan

Kimiaaaaaaaaa!!!

Saat pelepasan kelas XII

Jalan-jalan di Baturraden

Let's sing together

Gravity Gaberia

Di bawah payung kantin kita bercinta #eh

After Ied Fitri
We are dance together. Tertawa bersama. Kelelahan bersama. Tak Tak ada beban.














Potret Kebersamaan
















Belajar dan berjuang bersama.

















Mari melompat lebih tinggi
















Meski sering ada perselisihan dan perdebatan, sungguh persahabatan kita seperti jeruk. Kadang manis, kadang pula asam. Tapi di situlah kenikmatannya :)












Kita seringkali merayakan kebahagiaan dan kesedihan bersama.
















Berpelukan dan bergandengan tangan dalam satu cita.

















Kekonyolan menjadi bumbu yang lezat dalam setiap kebersamaan.














Dibanding derasnya air terjun, rinduku pada sahabat, mungkin dapat melampauinya.















Kita seringkali membicarakan kekurangan masing-masing, saling menghina dan meledek. Aneh. Tapi mengasyikan.











Jadilah hilir bagiku yang aetia menampung segala keluh kesahku sahabat














Jauh di mata dekat di hati
















Selalu tersenyum ketika mengingat semua
















Masih kah kalian ingat ketika kita membuat film, berlatih dance, nongkrong sampai larut malam, bahkan mencari bocoran bersama? Seringkali kebodohan-kebodohan menjadi momen terindah untuk diingat.


















Kata orang kita banci foto. Apa kata dunia ketika si anak lihat foto-foto kita ya? Haha
















Waktu itu, Di Jogja. . .Kapan lagi ya?
















Dapatkah masing-masing meluangkan waktu untuk bersama?

















Untuk hanya sekadar say hello, dan bertanya Sehatkah kalian? atau saling berjabat tangan.















Mungkin kita tak akan mengalami momen-momen seperti ini lagi














SMA N 2 Purwokerto, what an amazing school, unforgettable.
Tempat aku menemukan jati diri, persahabatan, cita, dan cinta.















KIMIA, BIOLOGI, FISIKA, MATEMATIKA, apakah kita anak IPA yang tersesat?













Finally Graduate :)















Baturraden :D
















Selalu saja berkaraoke hahaha















Masih ingatkah gravity yang kita buat bersama?

















Di bawah payung ini kita menghabiskan waktu bersama. Minggat bersama, makan soto bersama. Bahkan cuma modal sendok aja bisa kenyang hehehe.



















Sahabat. . .

















Finally one of us is getting married

Finally, Mbak Yosnia menikah, piala bergilir pun diserahkan :D
Nama kalian akan selalu ada di hatiku,

Annisa Hema Izati
Rahayuningtyas Permana Astri
Yosnia Qorina Zamza
Sari Purwoningtyas
Chindy Putri Riandini

Selamat menjalani kehidupan masing-masing, meraih cita dan cinta sejati, love you all coz Allah.

Sabtu, 02 Oktober 2010

Masa SMA, Luarrrrr Biasa !!!


Entah mengapa aku ingin menulis catatan ini, tak sengaja aku melihat sebuah foto yang merekam kejadian 3 tahun yang lalu, disaat aku masih memakai seragam putih abu-abu dan terlihat sangat lugu.

Dulu ketika aku masih SMA, ada yang bilang kalau masa sekolah adalah masa yang paling indah, ehm… sempat tak percaya, karena waktu itu aku merasa bahwa aku harus bangun pagi, berangkat sekolah pukul tujuh, pulang sore, apalagi aku yang tinggal di kost-kost an yang menuntut agar aku hidup mandiri.

Tapi beberapa tahun kemudian, setelah aku duduk di bangku kuliah, aku baru menyadari bahwa masa remaja itu memang benar-benar indah, tak pernah ada beban hidup, semua dijalani dengan senang hati. 

Sungguh aku merindukan bangun kesiangan yang harus antre mandi di kost2an, berlari tunggang langgang dan merayu pak satpam agar diizinkan masuk, aku rindu membohongi Bu Nani yang bertugas menjaga  presensi murid-murid yang telat, aku rindu dihina Bu Nani yang mengatakan, “Semprul, bocah kelas telu wis enggal lulus koh gaweane telat bae.” Dan aku tetap berlari menuju kelas. Aku merindukan Pak Solichin yang punya hobi inspeksi mendadak pada anak yang melanggar peraturan, juga saat kita kabur waktu upacara dan ngumpet di mushola.

Aku rindu moving class, suatu kebijakan yang mengharuskan kita membooking tempat duduk menggunakan kertas yang ditempel di meja “Ini udah dicup Meina dan Chindy pelajaran Fisika jam ke 6-7.” Suasana kemacetan yang terjadi karena arus yang berlawanan ketika hendak memasuki kelas yang akan dipakai. 

Kerinduanku pada saat ulangan fisika yang tercatat selama 3 tahun tak pernah sekalipun lepas dari contekan rumus (Alhasil sekarang tak ada satu pun rumus yang kuingat). Rindu saat ketahuan dapat bocoran waktu ulangan kimia dan hasilnya di raport mendapat batas tuntas. Rindu kabur buat beli cimol waktu pelajaran biologi dan memotret guru yang sedang ngupil.

Aku rindu berorganisasi, English Society on Smadha Competency (Essence), berdebat dengan bahasa planet dan berjuang demi mengharumkan nama smadha. Aku rindu OSIS yang paling jarang kukunjungi dengan alasan “malas rapat” dan lebih memilih kabur waktu kegiatan. Rindu baksos di Windu jaya dan LDK di Tanalum. Latihan Dasar kepemimpinan di daerah yang sangat terpencil, mandi di sungai, ketakutan pada anjing liar, dan penggojlogan oleh senior yang mengasyikan.

Aku rindu suasana kost Pamulyo, rindu kejutan yang selalu ada setiap ada ulang tahun, terima kasih telah memberikanku surprise party di ulang tahunku yang ke-16. Rindu kebersamaan bersama kalian, mencari bocoran bersama-sama, berangkat les bareng dan dikejar anjing bersama Mugi (my roommate).

Kadang tersenyum sendiri mengingat cinta waktu SMA, ada yang bilang kisah-kasih di sekolah itu kisah-kasih yang tak terlupa, kadang masih suka nangis jika mengingat itu semua, tapi bukan tangis kesedihan, aku hanya bahagia mengingat masa itu. Saat pikiran belum terkontaminasi apa pun, bahkan sekadar jalan-jalan di alun-alun atau makan bersama di warung penyet pun bisa menjadi momen yang luar biasa.

Tapi di balik itu semua, kita tetap berkonsisten untuk serius bersekolah. Masih teringat kita mengadakan kegiatan belajar bersama dengan anak-anak coscoda, mengunjung anak-anak yang pinter demi mendapatkan ilmu, belajar bareng di kost sampai tengah malam. Hal yang paling mengharukan kita sering mengadakan dzikir dan doa bersama. =))

Aku tidak sedang mengorek masa lalu, semua adalah kenangan.  
Kenangan yang mungkin pahit bila dirasakan tapi akan manis apabila dikenang.
Kita sudah jalan sendiri-sendiri kawan, kita berjalan untuk menggapai cita-cinta kita.
Sampai kapan pun kalian tetap di hati.


Semarang, 2 Oktober 2010.
11.34