Tampilkan postingan dengan label persahabatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label persahabatan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 Juli 2012

Untuk Ibu Oyi


Sepenggal kisah, hadiah untuk calon keponakanku.

Ya, itulah namanya. Tapi dia lebih beken dipanggil dengan sebutan “Oyi”. Mungkin diambli dari “Qori” (Iqra) yang katanya artinya membaca. Kata Oyi sampai saat ini dia pun belum tahu secara pasti, apa arti namanya. Yosnia diambil dari nama orang tuanya, Qori artinya membaca, dan Zamza adalah mata air, nyambung? Ya disambung-sambungin saja, hehe.

Kali pertama aku mengenalnya (eh, bukan mengenal, tapi cuma tahu) yakni ketika lomba murid teladan SD tingkat kecamatan. SD Oyi adalah SD paling favorit di kecamatanku, sebagai rival aku tentu penasaran, siapa gerangan perwakilannya? Ternyata guruku mengenal Oyi. Datanglah gadis kecil itu mendekatiku dan guruku, dia membawa gorengan di tangannya, bibirnya pecah-pecah dan komentar dari guruku adalah, “Oyi bedakan sih ngapa” (Oyi, lebih baik kamu memakai bedak). Pertemuan pertama yang sama sekali tidak mengesankan.

__________

Minggu, 17 Juni 2012

Pamulyo

Sungguh terlalu banyak kisah yang terjalin di rumah kecil itu, rumah yang menaungi kami selama tiga tahun dan memberikan kehangatan luar biasa dalam ikatan persahabatan.
Semoga abadi.

"Bagaimana mungkin kalian bilang bahwa kalian bukan embun, bila canda kalian mampu menyejukkan hatiku."

Di tempat itu Jalan Kolonel Soegiri 36 A
2005-2008

Jumat, 01 Juni 2012

Sosok Istimewa


Orang-orang yang selalu tersenyum dalam kegetiran dan berdiri tegar dalam rasa kehilangan itu, telah membuatku belajar tentang arti hidup ini. Dua orang yang mengisi hari-hariku semenjak aku di Semarang, merekalah orang yang paling aku rindukan dan orang-orang yang kali pertama ingin aku temui di Kota Lumpia itu.

Namanya Faknita Utami dan Arum Mutiara Sari
Dua orang yang memiliki karakter yang sangat berbeda. Nita terkenal dengan pribadi yang ceroboh dan Arum yang konsisten dengan sisi kemisteriusannya. Keduanya sangat memesona bagiku. Kami telah menghabiskan hari-hari bersama. Kami menjelajah kota-kota itu bersama, kedinginan karena AC bus Coyo, berlari di Stasiun Poncol karena ketinggalan kereta, tragedi ganti baju di angkot, naik ojek dengan berbonceng 3 ketika di Salatiga, menonton film Korea sampai pagi, bahkan kita seringkali menangis dan tertawa bersama. Aaah aku sungguh kehilangan kata-kata. Karena tak ada kata-kata yang seistimewa kalian.

Kamis, 05 April 2012

a moment to remember

Bergandengan tangan menyongsong masa depan
Kata adalah sebuah keajaiban. Tapi kalian sahabat. .
Aku kehilangan kata untuk mengungkapkan semua.
Bahkan kalian jauh lebih berharga dari sekadar kata-kata.
I can't say anything to share my feeling.
Bedugul, Bali. Mukanya masih original :D

Dance G'gaber, wuihhh fotonyaaa Asek banget!



G'Gaber in Action. 2006/2007 yang begitu berkesan



Terperangkap dalam kenistaan jurang remidi selama tiga tahun :(

Let's reach our bright future together

Gaberia in action at Curug Cipendok

Kopi Joss, 19 Februari 2007 

Wuihhh dancer pake sarung

Asli, najis abis lihat foto ini

Curug ngisor brug datar Ajibarang :D

Karaoke, dan seperti biasa Papito selalu berada di tengah ibu-ibu XD

Setelah lulus kita masih sering bersilaturakhim
Entah mengapa, selalu ada desir halus saat melihat potret kalian.
Setelah UM UGM dan tidak ada yang diterima :P

Widihh wajahnya masih sangat alami

Never ending friendship :)

Sumpeh gayanya djadoel abis, terutama si yayas, kaya empok2 ajah

Kita pun berkeliling Yogyakarta by Trans Jogja

24-25 Desember 2011 at Jogja, kapan lagi?

Temu kangen :*

Bersepeda keliling kampung

Di sinilah kita dipertemukan

Kimiaaaaaaaaa!!!

Saat pelepasan kelas XII

Jalan-jalan di Baturraden

Let's sing together

Gravity Gaberia

Di bawah payung kantin kita bercinta #eh

After Ied Fitri
We are dance together. Tertawa bersama. Kelelahan bersama. Tak Tak ada beban.














Potret Kebersamaan
















Belajar dan berjuang bersama.

















Mari melompat lebih tinggi
















Meski sering ada perselisihan dan perdebatan, sungguh persahabatan kita seperti jeruk. Kadang manis, kadang pula asam. Tapi di situlah kenikmatannya :)












Kita seringkali merayakan kebahagiaan dan kesedihan bersama.
















Berpelukan dan bergandengan tangan dalam satu cita.

















Kekonyolan menjadi bumbu yang lezat dalam setiap kebersamaan.














Dibanding derasnya air terjun, rinduku pada sahabat, mungkin dapat melampauinya.















Kita seringkali membicarakan kekurangan masing-masing, saling menghina dan meledek. Aneh. Tapi mengasyikan.











Jadilah hilir bagiku yang aetia menampung segala keluh kesahku sahabat














Jauh di mata dekat di hati
















Selalu tersenyum ketika mengingat semua
















Masih kah kalian ingat ketika kita membuat film, berlatih dance, nongkrong sampai larut malam, bahkan mencari bocoran bersama? Seringkali kebodohan-kebodohan menjadi momen terindah untuk diingat.


















Kata orang kita banci foto. Apa kata dunia ketika si anak lihat foto-foto kita ya? Haha
















Waktu itu, Di Jogja. . .Kapan lagi ya?
















Dapatkah masing-masing meluangkan waktu untuk bersama?

















Untuk hanya sekadar say hello, dan bertanya Sehatkah kalian? atau saling berjabat tangan.















Mungkin kita tak akan mengalami momen-momen seperti ini lagi














SMA N 2 Purwokerto, what an amazing school, unforgettable.
Tempat aku menemukan jati diri, persahabatan, cita, dan cinta.















KIMIA, BIOLOGI, FISIKA, MATEMATIKA, apakah kita anak IPA yang tersesat?













Finally Graduate :)















Baturraden :D
















Selalu saja berkaraoke hahaha















Masih ingatkah gravity yang kita buat bersama?

















Di bawah payung ini kita menghabiskan waktu bersama. Minggat bersama, makan soto bersama. Bahkan cuma modal sendok aja bisa kenyang hehehe.



















Sahabat. . .

















Finally one of us is getting married

Finally, Mbak Yosnia menikah, piala bergilir pun diserahkan :D
Nama kalian akan selalu ada di hatiku,

Annisa Hema Izati
Rahayuningtyas Permana Astri
Yosnia Qorina Zamza
Sari Purwoningtyas
Chindy Putri Riandini

Selamat menjalani kehidupan masing-masing, meraih cita dan cinta sejati, love you all coz Allah.