Sabtu, 29 Oktober 2011

Kita untuk Selamanya (Dedicated to PPL Unnes SMP 1 Ungaran 2011)


Alhamdulillah PPL sudah berakhir. Kau tahu rasanya seperti baru saja melahirkan bayi yang dikandung selama tiga bulan. Bayi itu akan kurawat hingga ia tumbuh dewasa dan akhirnya bisa mandiri. Begitu juga seperti ilmu dan pengalaman yang aku petik dari tiga bulan menjadi guru praktikan. Menghadapi anak-anak usia duabelas, menghadapi karakter guru, teman, karyawan, bahkan pak satpam. Semua itu bagaikan permen manis asam asin yang aku kulum dalam satu waktu. Tapi aneka rasa itulah yang membuat permen itu menjadi enak.

Berpose bersama Pak Kepsek
Sedih sekali harus meninggalkan segala yang ada di SMP 1 Ungaran. Teman-teman yang kucintai dan sudah seperti keluarga bagiku, Ulvina (BK), Ina (BK), Arini (Bahasa Indonesia), Puput (Bahasa Inggris), Anas (Bahasa Inggris), Fajri (Seni Rupa), Ricky (Seni Rupa), Safig (Seni Rupa), Ning (Matematika), Hida (Matematika), Arghob (Fisika), Retna (Fisika), Intan (Biologi), Anisa (Geografi), Karina (Geografi), Fani (Ekonomi), Rayi (Ekonomi), Kamso (Olahraga), Agung (Olahraga), Desi (Olahraga), dan Reski (Olahraga). Kalian adalah salah satu mozaik hidupku. Mozaik itu seperti pelengkap hidupku, tak ada kalian maka hidupku tak akan bermakna seperti saat ini. Kalian mengajariku arti berbagi dan mengasihi. Mulanya kita tak tahu satu sama lain, tapi seiring waktu berlalu kita menjadi saling mengerti dan memahami. Arghob dan Puput yang usil dan jahil, mereka bahkan mengaku sebagai CEO dan reporter majalah gosip PPL Spensangar,  lihat saja ini dia hasil kerjaan mereka selama PPL :
Gosip mekso

personel F4 PPL

Reski Bieber pamer ketek
Forum PPL Unnes yang mulanya digunakan untuk berdiskusi pun berubah fungsi menjadi page gosip (hedeuh). Selain itu, watak teman-teman yang beraneka warna, Ulvina bu gendut yang punya banyak fans dari para siswa dan kadang2 suka gila, Ina yang kalem dan sabar, Arini yang biduan banget (Gak ad aloe di tempat karoke, gak rame :D ), Anas si komting yang suka disconnect dan gak nyambungan, Fajri yang kebo banget, duduk 5 menit aja udah langsung tidur, Ricky yang lugu2 menyesatkan, Safig yang baik hati dan dipanggil dengan sebutan “AA AI” , Ning yang serius banget, Hida yang mulanya serius banget tapi lama2 eror juga, Retna yang keibuan banget, seneng banget lendotan ma dia, Intan childish yang pernah dicubitin pipinya sama murid2nya, Anisa yang gak mau disentuh sama bukan muhrim dan dendam banget ma reski, ehmmm tak doain kalian jodoh deh hahaha, Karina yang dewasa dan keibuan, Fani yang kalo ngitung cepet banget tapi kalo soal bahasa jadi bingungan, Rayi yang dulu pernah punya jenggot wkwkkw, Kamso yang eror, edan, humoris, tapi sebenernya baik hati, walau kadang senggol bacok wkwkkw, Agung Pak boros sosok pria sejati dengan segala pesonanya yang dapat menaklukan hati para siswi SMP, Desi sang penghibur sejati yang sukses berperan jadi ibu Malin, dan Reski  yang ahli banget jadi sound system (bukan sie sound system) wkwkkwkw.
Futsal pertama vs SMP 3 Ungaran

Upacara bendera

Buber at skulah

Halal bihalal

makan yukkkkk
Ahhh bagaikan mimpi harus berpisah dengan kalian, rasanya nyesek banget kalau lewat di depan SMP 1 Ungaran. Kenangan dengan kalian sungguh tak terlupa. Masih ingatkah dulu kali pertama kita bertemu yaitu di Auditorium Unnes, semua tak mengenal, akhirnya kita berkenalan satu sama lain. Waktu penerjunan di SMP, kita masih canggung bahkan masih belum menghapal nama. Kita berjalan-jalan keliling SMP, ke lantai 3, dan akhirnya kita sudah mulai akrab. Hari-hari PPL 1 yang kita lalui selama Ramadhan membuat suasana menghangat, kita berbuka puasa bersama di sekolah, ngerayain ultah Bu Puput, ngerjain laporan PPL  1, futsal lawan SMP 3 Ungaran, SMP 2 Ungaran, buka puasa di KM7, upacara hari pramuka (yang membuat kita berdecak kagum, maklum udah bertahun-tahun ga ikut upacara yang sesungguhnya, he), upacara 17 Agustus, hingga akhirnya idul Fitri pun tiba, bulan Ramadhan pun berlalu. Kita sibuk dengan kegiatan PPL 2 (mengajar, ekstrakurikuler), halal bihalal dengan keluarga SMP pun kita jalani bersama, oh iya tiap pagi piket mesti berjalan, kita bersalaman dengan siswa satu sekolahan, pukul 06.30 sudah menjadi patung selamat datang di depan sekolah, walau kadang aku sering telat, hehhee. Ada juga piket mengambil minuman berhubung kita kasihan sama ibu-ibu nya yang udah sepuh. Tak terasa waktu berjalan dengan cepat, bulan Oktober tiba, Pak Arghob mengusulkan program SKS (Sportivitas, Konservasi, Solidaritas) for Spensa. Jangan pernah lupakan kita pernah ngecat lapangan basket sampai kulit kita jadi eksotis, kita pernah mengadakan lomba futsal, dan pertandingan yang paling berkesan adalah PPL putri vs siswi yang berakhir dengan skor 1-6 lewat gol kasihan. Kita juga pernah membuat kata-kata bijak dan nama ilmiah. Kita menyumbangkan 22 buah Al Quran sebagai wujud konservasi akhlak, dan yang paling berkesan, kita pernah mengunjungi Panti Asuhan Darul Hadhlonah untuk menyalurkan dana bakti sosial. Kawan, kau juga pasti tak akan melupakan saat-saat kita kemah di Bon Polo? Waktu kita bergelaran tikar di tengah lapangan sambil memandangi bintang, saat kita kesasar di kuburan, saat pensi api unggun kita berjoged bersama? Dan kita sangat lelah waktu itu, sungguh lelah yang membahagiakan. Kita tertawa bersama, bahkan dengan murid-murid kita. Kawan, kita juga pernah lembur untuk menyiapkan drama pensi hingga larut malam, antre pipis karena semua penakut wkwkkw, dan saat pensi pun tiba. Pementasan drama yang kita persiapkan hanya dalam waktu semalam ternyata sukses berat, kita BERHASIL !!! alunan dangdut koplo pun mengalun (jadi ingat inul vizta, kapan-kapan kesana lagi ya? :D ) semua siswa berjoged, dan kita bahagia. Hari itu lagu Kemesraan pun mengalun, kita bergandengan tangan dan menangis haru :’). Hari penarikan pun tiba, siswa-siswa tak ingin kehilangan kita, mereka berlari dari dalam kelas untuk bersalaman dengan kita (yah, itu saat yang sangat mengharukan) kita berpisah kawanku, siswaku, guruku, tapi tak untuk selamanya, kita akan kembali bertemu, bertemu dalam puncak kesuksesan. Selamat dan semangat menggapai cita-cinta, never say good bye. Ingatlah, kita pernah tertawa dan menangis bersama. Oh iya, kawan, jangan kau lupakan juga jadwal nyleguk untuk srapan pukul 08.00, jadwal es buah, dan beli mie ayam. jangan lupain aku yaaa. . . .
es buah dari bu jus yang legendaris 3500 perak

Mie ayam 4000 perak

Yuk nge cat lapangan basket

Pensi dangdut koploan

Juara PPL Eleven Cup

Ibu Malin sedang nyuapin Malin Kendang

Penarikan PPL, 24 Oktober 2011 :'(

Kebersamaan dan kehangatan itu akan tetap ada :)

Sabtu, 17 September 2011

Lebaran Barokah

Lebaran kali ini aku merasa sangat bahagia.

Persiapan mudik Ungaran-Ajibarang

Ketupat lebaran, yummy

Para tetangga bersilaturahmi dengan papah dan mamahku

Silaturahmi di tumah embah Cilongok :)

Let's by gone be by gone,
Mari kita buka lembaran baru.

Menata Hati

Apakah Tuhan melarang umat-Nya untuk jatuh cinta? dan aku mohon, anugerahi itu di saat yang tepat.

Semoga kelak aku bisa menjadi seorang santriwati :)

Seperti halnya dirimu yang juga seorang santri.

Semoga Tuhan meluruskan jalan kita.



Rabu, 24 Agustus 2011

Apa Kata Mereka?

Alhamdulillah aku sudah mulai mengajar dan menerapkan ilmuku. Lalu apa kata muridku?

Ada yang ingin pelajaran Bahasa Indonesia tiap hari
Ada yang bilang aku cantik :D
Murid yang narsis banget juga ada
Eitss ada yang seneng banget gara-gara tak bilang mirip Morgan Sm*ash
Ini yang cukup mengharukan : "aku dibilang baik dan sabar"
Yang ini kasih aku kritik yang membangun, katanya aku kurang tegas dalam menghadapi siswa yang suka bercanda, tapi anehnya dia curhat di kertas katanya setelah ini akan melaksanakan pelajaran matematika tapi pelajarannya di gambar monster, wkwkkwkwk.

Tapi. . .tidak semua murid suka, ada juga yang biasa aja



Semua yang kalian tulis akan kujadikan pijakan awalku untuk menjadi pendidik luar biasa.
 

Rabu, 10 Agustus 2011

Laboratorium Pendidikan

Yeah, akhirnya aku PPL (Praktik Pengalaman Lapangan) juga, padahal dulu waktu masih imut2 (hoeks) aku selalu menganggap bahwa mbak-mbak yang PPL itu udah tua banget, eh ternyata masa itu tiba juga XD

Alhamdulillah, aku ditempatkan di SMP Negeri 1 Ungaran. Salah satu sekolah RSBI dan merupakan SMP terbaik di Kabupaten Semarang.
SMP Negeri 1 Ungaran
Hari pertama, tanggal 8 Agustus 2011.Kami disambut oleh kepala sekolah di ruang perpustakaan yang akhirnya maenjadi markas kami.
Penyambutan mahasiswa PPL

Acara hari pertama, kita cuma berkenalan dengan guru pamong, jalan-jalan, dan kongkow bareng teman2.
Kongkow di depan ruang guru :)

Bercanda dengan teman-teman


Aku ditempatkan di sini bersama 21 teman-teman yang menyenangkan pula. Walaupun awalnya masih canggung, akhirnya pada hari kedua, kami mulai membaur satu sama lain.
Di perpusatakaan, markas kami.

Melihat pemandangan dari lantai 3
Sekolah jika dilihat dari sisi atas

Ini dia F4 dari jurusan olahraga : Desi, Eni, Yuni, dan Eki
Melihat latihan serenada

Guru yang selalu bersemangat mendidik murid-muridnya



Semoga aku bisa menjadi pendidik luar biasa yang dapat menyemaikan inspirasi bagi siswa-siswaku kelak.

Meina Febriani

Jumat, 05 Agustus 2011

Sore Syahdu di Al Hidayah


Suasana pembagian makanan

Hari itu, Kamis 4 Agustus 2011. Aku mendapat hadiah yang sangat indah dari adikku. Adikku yang sangat cerdas dan baik hati. Kami diajaknya mengunjungi sebuah jembatan yang aku bilang bisa mengantar kita pada sebuah kemurnian jiwa. Panti Asuhan Al Hidayah Gunungpati. Sungguh suasana syahdu sangat tergambar jelas sore itu. Sore yang biasa ku habiskan dengan penuh rasa hedonis dan tanpa perenungan, tapi di jembatan surga itu aku melihat malaikat-malaikat kecil yang berdoa untuk kami seraya menengadahkan tangannya, memohon kebaikan untuk kami.


Firstya Evi Dianastiti, seorang gadis yang baru duapuluh. Merancang sebuah mimpi yang dibungkus dalam pengabdian. Baginya hidup adalah pengabdian. Gadis itu bahkan tak mengatakan bahwa semua biaya dia yang menanggung, orang tuanya dan sahabat-sahabatnya diundangnya dan dipersilakannya menikmati sore bersama dengan penuh kesyahduan.
 Firstya bersama ibunda

 Bapaknya Firstya, Pak Ustadz, dan sang calon (ups. . .piss ^^v )
Katarsis. Sebuah perenungan jiwa yang membuatku merefleksi kehidupanku selama ini yang tak pern ah dewasa. Sungguh, air mata tak bisa kubendung saat melihat mereka begitu bahagia dengan tawanya dan menyantap lahap hidangan bebuka puasa. Mereka tak pernah bisa memilih jalan kehidupan, tatkala kedua orang tuanya atau bapaknya atau ibunya dijemput Izrail. Atau ada juga yang menghuni tempat itu karena keadaan yang memang tidak memungkinkan.

Malu, sungguh itu yang kurasa. Sudah banyak sekali waktu yang telah kubuang sia-sia dengan tanpa rasa kesyukuran.
Yok,foto dulu sebelum Tarawih
Cewe-cewe narsong




Tiwi, Aji, Orin, Temennya Vivi, Siwi, Toni, Tya, Shikhakh, Vivi, Agus, Angga, Tanti, Rina, dan Rikha

Terima kasih telah mengajariku indahnya berbagi. Sungguh tak ada yang lebih indah selain belajar untuk menjadi insan yang lebih baik.

Laa tahzan Meina. . . .