Kamis, 02 Juni 2011

Aku dan Masa Kecilku



Hujan senja itu mengantarku ucap matra yang kau bilang mantra cinta.
Kembalilah, kembalilah wahai engkau hati yang sedang mengembara, kembalilah engkau ke muara segala pencapaian dan asal-muasal hatimu, yaitu hatiku.
Kembalilah dalam setiap bait yang kutulis
karena engkau adalah keindahan.
Andai saja aku bisa menulis puisi diatas angin lalu kubendung sekotak saja, pasti akan kupersembahkan untukmu.
Kekasihku dan masa kecilku,
aku sedang merindu.
Kembalilah,
masa yang tak pernah kubayangkan akan menjadi masa paling indah sepanjang hidupku.
Kekasihku dan masa kecilku,
ingin kuikat dan kujalin rindu dalam hatiku.
Bukankah engkau sudah terlalu lelah dalam pengembaraan cinta?
Aku menginginkanmu kembali pada masa kecilku,
Mungkinkah?
Sedangkan aku sudah terlampau dewasa.

Ajibarang, 2 Juni 2011-06-02 14.24

4 komentar:

  1. kangen2, masa itu disebut masa lalu.
    kangen sma seragam merah putih, kangen dgan setumpuk cnda dan twa kta bsma. sayang kta tdak akan pnah bsa kmbl ke masa itu, krna msa itu dsbut masa lalu. tp pcylah kt akn kmbli, dan mmbwa impian yg tlah kt cpai, amin. mei, tgaklah kelangit luas atau awan mendung, kta tak pnah menanamkan apa-apa, kt takkan pnah khlgan apa-apa, smgat teman kclq.

    BalasHapus
  2. betul sekali dan tak pantas larut dalam masa lalu

    BalasHapus