Minggu, 15 Juli 2012

Mari Menertawakan Diri Sendiri


source
Menertawakan diri sendiri adalah benih kebijaksanaan, why?
1.       Orang yang menertawakan diri sendiri berarti telah menyadari bahwa dirinya bodoh dan bersalah.
2.      Orang yang bergengsi tinggi tentu saja tidak akan mengulangi kesalahannya, setelah ia tahu bahwa dirinya memang benar-benar salah.
3.      Orang yang pandai tentu saja tak ingin terlihat bodoh di depan dirinya sendiri, apalagi setelah ia menyadari kesalahannya. Itu namanya mempermalukan diri sendiri.
4.    Dengan menertawakan diri sendiri akan membuatmu malu pada diri sendiri, menyadari kebodohanmu yang mengakibatkan kamu tak akan mengulangi kesalahan-kesalahanmu.
Perubahan hanya datang pada orang-orang yang sadar. Menyadari kesalahannya hingga ia ingin memperbaiki diri. Awalnya mungkin berat, tapi jadilah orang yang terbiasa karena terpaksa. Hidayah tidak akan datang pada orang yang menunggu, dia akan datang pada orang yang mencari. Kebahagiaan juga tak akan jatuh pada orang yang hanya mengutuk dirinya sendiri, tapi ia akan selalu hadir pada orang-orang yang memaksa dirinya berbahagia. Sungguh tak akan ada senyum pada setiap musibah, tapi kamu dapat menghadirkannya. Senyum palsu? Mungkin saja. Tapi kepalsuan itu lama-lama akan menjadi kebiasaan baik bagimu. Mari menertawakan diri sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar